Artikel Terbaru Berita PSGC

Memprediksi Selera Jose

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

psgc.co.id – Sudah sekitar 2 minggu Herry Jose Setiawan menerima tongkat komando dari Heri Rafni Kotari, apa saja yang sudah dikerjakan?

Banyak pihak menilai persiapan PSGC hadapi Liga 2 terlambat, tak sedikit yang pesimis dengan kesiapan laskar galuh, apa tolak ukur nya?

Dibanding konstestan Liga 2 lain PSGC memang menjadi team paling “selow” menghadapi kompetisi, apalagi jika di banding dengan Bogor FC misal nya yang membuat kejutan dengan banyak belanja di saat team lain masih terlelap.

Tetapi apa benar PSGC terlambat? Eits.. nanti dulu, Liga nya apa sudah pasti kick off bulan Juni?

Jangan jangan mundur lagi, dan jangan jangan justru PSGC menjadi team dengan persiapan ideal. MUNGKIN…….

Puluhan pemain baru berdatangan ke stadion galuh, mencoba peruntungan di Ciamis, mulai dari para Pemain Muda, Basri Lohi, sampai Zulvin Zamrun pun tak “malu” untuk melamarkan.

Hasil seleksi sudah mulai nampak, dengan kerangka utama tetap pemain lama PSGC, beberapa pemain baru juga diprediksi akan menambah kekuatan PSGC Ciamis. Heri Rafni Kotari sebagai Direktur Teknik menyatakan sampai sejauh ini mengaku belum puas dengan komposisi yang ada.

Sedangkan Jose justru terlihat tenang, “Kalo Level liga 2, Aldi Imron dkk Cukup kompetitif, tinggal di tambah 3 atau 4 pemain baru sebagai pelengkap” ujar Jose.

Jose yang berkarir sebagai pemain belakang justru terlihat fokus pada lini tengah, dari beberapa kali game, Jose nampak sangat konsen pada pressing dan zona marking. “Press sebelum bola diterima lawan, bukan pemain dapet bola baru di pressing” Kalimat ini beberapa kali diucap Jose.

Jose juga nampak konsen pada kolaborasi bek kanan/Kiri dengan Sayap Kanan/Kiri, di Bek Kiri seperti nya Vinsens akan menjadi andalan, didepan nya ada Asep, Triadi dan Abu. Di Bek kanan, hadir nya Zulvin membuat Arozi punya saingan berat, sektor ini akan menjadi andalan Jose mengingat di Sayap kanan ada Rossian dan Basri Lohi yang mulai merebut hati suporter PSGC.

Untuk duo Centerback, Topan cs butuh sosok berpengalanan (seperti Bio Paulin) sebagai panutan.

Di lini central permainan, Jika Jose memakai skema Diamond, maka Aldi Imron, Andesi, dan Anggo Julian akan berebut posisi untuk bisa Berdiri di depan Centerback. Sedangkan Satu gelandang offense harus di isi oleh pemain dengan kapasitas pembagi bola (playmaker) dan sejauh ini baru Made (Budiawan) yang menonjol. Tetapi jika Jose memakai 4 gelandang sejajar, prediksi saya Andesi dan Made akan saling mengisi karena kedua nya fasih berbagi peran.

Di lini serang praktis hanya Joko Sasongko yang selama seleksi cukup memikat, sayang Joko Sasongko bukan type Finisher, dan Itu disadari betul oleh Heri Rafni serta Jose, terbukti dengan mencuatnya keinginan PSGC mencari targetman baru.

Ada hal manarik di beberapa game, nampak Dika Pratama sering di mainkan di depan meski posisi alami nya adalah midfielder. Kesan menyiapkan strategi False Nine sangat terlihat, Dika akan berdiri di depan tetapi bergerak aktif membuka ruang untuk gelandang serang atau winger PSGC menusuk.

Tahap seleksi sudah hampir selesai, minggu depan kita baru akan bisa melihat hasil racikan Jose secara utuh setelah materi taktik dan cara bermain di berikan kepada para pemain. Sambil menunggu apakah benar Bio Paulin akan datang atau tidak, karena ada kabar juga jika Bio hadir, dia tak sendiri tetapi akan membawa juga kompatriot nya sesama naturalisasi.

Well….. kita tunggu saja perkembangan nya, yang jelas suporter harus bersabar menunggu hasil racikan Jose. (ANOnim)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
SPONSOR CB
SPONSOR IDOEL
SPONSOR WICKS
SPONSOR SMK

Like & Follow Kami!

Instagram

Sejarah PSGC

Jalan Panjang PSGC

MANAGER TIM  H.HERDIAT S
MANAGER TIM
H.HERDIAT S
SEPAK BOLA tak pernah kering dari perbincangan dan tak pernah surut dari perhatian,bahkan sepak bola seakan menjadi "magnet" besar bagi seluruh masyarakat diberbagai pelosok negeri. Di Brazil contohnya sepak bola seakan telah menjadi "agama" kedua bagi masyarakatnya,di daratan erofa sepak bola telah menjadi sebuah industri,industri sepak bola yang tak kalah menjanjikan dengan industri lainya. Berbicara kemajuan sepak bola diranah ibu pertiwi,khususnya di Kabupaten Ciamis,