Berita PSGC

Seri

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

PSGC Gagal Raih Poin Penuh
CIAMIS,(KP),-Tim kesebelasan tuan rumah PSGC Ciamis gagal meraih target tiga poin penuh di laga home kandang setelah ditahan imbang tim kesebelasan tamu PSCS Cilacap dengan skor akhir 1-1, dalam pertandingan lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) B 2016 grup 3 di Stadion Galuh Ciamis Sabtu (16/7).

Gol semata wayang PSGC Ciamis sendiri dicetak dicetak Ipan Priyanto pada menit ke-12 setelahnya mendapt umpan dari Joko Susanto sementara gol penyama tim tamu PSCS dilesakan oleh Wusono Budi Ugik pada menit ke-57 paruh babak kedua setelahnya mengesekusi tendangan finalti dengan sempurna.

Dari jalanya laga sore itu,sejak paruh babak pertama dimulai,tim tuan rumah PSGC yang bermain dihadapan publiknya sesendiri yang disaksikan hampir sebanyak 10 ribu penonton tersebut langsung menekan tim tamu PSCS Cilacap.

Kolaborasi gelandang serang Budiawan,Andik,Joko Susanto dan Galih Dimas berhasil mengepung tim tamu PSCS Cilacap hingga dibuat tak berkuti.Sedikitnya 2 buah peluang gol nyaris tercipta ke gawang PSCS Cilacap.

Memasuki menit ke-12 berawal dari serangan diporos tengah yang dilancarkan Budiawan,pemain belakang PSCS Cilacap menganjal keras diluar kotak finalti hingga wasit yang memimpin laga sore itu memberikan hukuman tendangan bebas diluar kotak finalti PSCS Cilacap.

Eksekusi tendangan bebas PSGC yang dilakukan Joko Susanto berhasil dimanfaatkan bek belakang Ipan Priyanto dengan menyontek bola yang sebelumnya terjadi kemelut didepan gawang PSCS Cilacap.Skor berubah menjadi 1-0 untuk tim kesebelasan tuan rumah PSGC Ciamis.

Tak puas dengan satu gol PSGC Ciamis tersu menekan PSCS Cilacap dengan melancarkan serangan dari berbabagi lini serang.Namun ketangguhan penjaga gawang PSCS Cilacap Ega Rizky hanya menjadikan peluang gol bagi PSGC Ciamis.Hingga usai paruh babak pertama skor tetap tak berubah 1-0 untuk tim kesebelasan tuan rumah PSGC Ciamis.

Memasuki paruh babak kedua usai turun minum,tim tamu PSCS Cilacap mencoba mengembangkan permainan dengan umpan menyilang dari kedua wing serang dan umpan terobosan dari arah tengah.
Namun demikian ketangguhan barisan belakang PSGC Ciamis yang dikawal Ipan Priyanto,Vincent,M.Taopik mamapu mementahakan serangan lawan.

Sebaliknya,tim tuan rumah dengan pola permainan 4-3-3 mampu balik menyerang PSCS Cilacap hingga beberapa peluang gol terkonversi sempurna.

Memasuki menit ke-55 berawal dari serangan poros tengah PSGC Ciamis hingga terjadi kemelut didepan gawang PSCS wing kiri PSGC Ciamis Rosian diganjal keras bek PSCS Cilacap hingga wasit menjatuhkan hukuman tendangn finalti untuk PSGC Ciamis.

Eksekusi tendangn finalti yang dilancarakan Andi Dwi Kurniawan tak berjalan mulus bola yang ditendangnya melebar jauh ke atas mistar gawang PSCS Cilacap.Skor tetap bertahan 1-0 untuk PSGC Ciamis.

Dua menit permaianan bergulir,giliran PSCS Cilacap yang mendapat hadiah pinalti setelah pemain belakang PSGC dianggap melakukan pelanggaran handsball di kotak pinalti,kesempatan tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Wusono Budi Ugik, tendangan kerasnya memperdaya penjaga gawang PSGC Ciamis Ghoni Yanuar Gitoyo hingga skor berubah menjadi 1-1.

Skor imbang 1-1 menjadikan permainan menjadi seru terlebih tim tuan rumah PSGC Ciamis semakin meningkatkna tempo permainan dengan terus menekan tim kesebelasan PSCS Cilacap hingga beberap peluang gol nyaris tercipta.

Hingga usai lag digelar skor imbang 1-1 tetap bertahan hingga dalam laga sore itu kedua tim mendaptakan poin masing-masing satu.

Assisten Manager PSGC Aef Saefulloh mengaku hasil akhir 1-1 tidak sesuai dengan harapan dan target PSGC, sebagai tuan rumah yang ingin meraih poin sempurna di kandang.

“Secara umum pertandingan yang diperagakan kedua tim cukup menarik,dimana keduanya saling serang,namun tentunya dengan hsail imbang ini tidak sesuai dengan harapan meraih poin penuh,banyak kesempatan dan peluang yang terbuang percuma hingga tidak berbuah gol”üngkap Aef Sapulloh.

Tak dipungkiri memang hal tersebut dikarenakn berbagi faktor hal kendal yang mana diantaranya persiapan yang singkat hingga tak maksimal dan juga kondisi fisik pemain yang belum maksimal 100 persen disamping finishing touch yang tak tak sempurna.

“Dan tentunya hal ini semua akan menjadi sebuah catatan penting bagi pihaknya untuk menyempurnakan kekurangan dan pada laga lanjutan kedepan akan berujung pada hasil yang diharapkan,”tegas Aef Saepulloh.

Sementara itu, Pelatih PSCS Cilacap Aris Budi mengaku gembira dengan raihan satu poin dalam laga tandang di Ciamis yang mana hasil ini sesuai dengan yang telah ditargetkan.

“Hasil ini menjadi sebuah kegembiraan bagi kami,anak-anak mampu mengaplikasikan intruksi permainan yang telah kami rancang padahal persiapan kami sama dengan halnya tim lawan yakni sangat mepet hingga 4 hari,”jelas Aris Budi.

Mampunya anak-anak berhasil menahan imbang pada laga tandang ini lanjut dia tidak lain seluruh pemain mampu menampilkan permainan dengan semangat tinggi pantang menyerah,bermain rapih,sabar dan tidak terburu-buru.

“Anak-anak bermain solid dilapangan sangat sabar hingga kami bisa menahan imbang dari tim tuan rumah PSGC yang bermain cukup bagus dan maksimal,tentunya dengan ini semua semua menjadi sebuah modal bagi timnya untuk tersu memimpin puncak klasemen digrup 3,”tegas Aris Budi.(Yogi T Nugraha)****

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
IKLAN JADWAL PSGC BANNER
dodol
BJB 1
pancanaka
logo3
13479974_1100371913356845_2058352115_n

Like & Follow Kami!

Instagram

Sejarah PSGC

Jalan Panjang PSGC

MANAGER TIM  H.HERDIAT S
MANAGER TIM
H.HERDIAT S
SEPAK BOLA tak pernah kering dari perbincangan dan tak pernah surut dari perhatian,bahkan sepak bola seakan menjadi "magnet" besar bagi seluruh masyarakat diberbagai pelosok negeri. Di Brazil contohnya sepak bola seakan telah menjadi "agama" kedua bagi masyarakatnya,di daratan erofa sepak bola telah menjadi sebuah industri,industri sepak bola yang tak kalah menjanjikan dengan industri lainya. Berbicara kemajuan sepak bola diranah ibu pertiwi,khususnya di Kabupaten Ciamis,