Artikel Terbaru

PSGC Pulang Bawa Poin

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Indonesia Soccer Championship (ISC) B grup III Laga Perdana PSGC VS Persis Solo
PSGC Pulang Bawa Poin
SOLO,(KP),-Tim kesebelasan PSGC Ciamis berhasil mempertaruhkan gengsi atas lawanya Persis Solo dalam laga perdana kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) B rup III di Stadion Manahan Solo Sabtu (30/4).Pertandingan dramatis tersaji dalam pembukaan Indonesian Soccer Championship (ISC) B,itu kedua tim bermain imbang 1-1 pada detik-detik akhir laga.

Dengan hasil itu,tim Laskar Galuh sebagai tim tamu yang bertandang berhasil membawa pulang satu poin dari Persis Solo sementara tim tuan rumah Persis Solo harus merelakan berbagi poin.

Dari jalanya laga malam itu,tempo cepat langsung diperagakan kedua tim sejak wasit Faulur Rosi meniup peluit laga dimulai.Tim tuan rumah Persis Solo selaku tim tuan  rumah yang mendapat dukungan dari belasan ribu Pasoepati mengambil inisiatif penyerangan.

Namun, rapatnya lini belakang PSGC yang digalang Achmad Taufiq mampu meredam serangan,laskar “Samber Nyawa”. Sementara tim PSGC Ciamis sendri mampu meladeni permainan Persis Solo bahkan dimenit awal laga PSGC lebih unggul dalam penguasaan bola.

Saling serang kedua tim kesebelasan dalam tempo cepat dan intensitas tinggi terus berjalan,kedua tim kesebelasan saling serang dari berbagi lini serang namun demikian tak satupun peluang gol mampu dikonversi gol oleh kedua tim kesebelasan hingga babak pertama usai skor masih tetap bertahan 0-0.

Usai turun minum memasuki paruh babak kedua dimulai,empat menit babak kedua bru  berjalan, tim tuan rumah Persis Solo  berhasil mencetak gol, namun gol yang dilesakan penyerang Persis Solo, Bayu Nugroho itu lebih dahulu terjebak off side.

Serangan dari berbagi lini serang tim tuan rumah Persis Solo semakin menjadi-jadi,namun demikian kokohnya benteng pertahanan PSGC tak sedikitpun memberikan peluang para Pemain Persis Solo untuk mengonversi bola menjadi gol.

Kebuntuan gol kedua tim kesebelasanpun terjadi hingga dipenghujung laga,drama tersaji saat laga memasuki tambahan waktu,tendangan bebas gelandang Persis Solo,Agung Budi Nugroho disambut sundulan bek sentral Fernando Pongajow dan berhasil membawa Persis Solo  unggul menjadi  1-0.

Tertinggal 1 gol dari tuan rumah dipenghujung akhir laga memasuki waktu injury time “Lasar Galuh” tak mau menyerah terlebih manajer tim PSGC H.Herdiat berdiri dari bench dan maju ke pinggir lapangan memeberikan suport di sisa waktu tambahan.

Alhasil,anak-anak Galuh tak patah arang menyerah sisa waktu empat menit yang diberikan wasit dimanfaatkan untuk mengempur habis-habisan tim tuan rumah Persis Solo.Serangan dengan intensitas tempo tinggi tim PSGC pun akhirnya berbuah manis setelahnya bek Persis Solo Pongajow melakukan handball di kotak dua belas pas.

Eksekusi finalti PSGC dimenit akhir mampu diselesaikan sempurna Andi Dwi Kurniawansetelahnya mengelabui kiper Persis Solo AJi Saka hingga kemenangan Persis Solo yang sudah di depan mata akhirnya buyar dengan skor akhir  1-1.

Usai laga digelar  Pelatih Persis Solo,Widyantoro menilai timnya seharusnya bisa memenangkan pertandingan ,hasil imbang yang diterima timnya dikarenakan kinerja wasit yang kurang baik dalam pertandingan tersebut ynag man kepempinan wasit belum sepenuhnya sesuai dengan harapan ita bisa melihat itu semua.

“Tambahan waktu 4 menit, dan gol kami tercipta pada menit 94,seharusnya setelah gol itu, bola diletakan di tengah dan wasit meniup peluit akhir,namun, wasit masih memberikan kesempatan menyerang kepada tim lawan,” ujar Widyantoro.

Selain itu, Widyantoro,mengeluhkan wasit terlalugampang mengambil sebuah keputusan,contohnya, beberapa pelanggaran yang tak berbahaya dari Persis Solo  malah dianggap berlebihan.

“Tak hanya itu saja, saat pemain kami terjatuh dan diganjar pemain lawan, tak pernah diberikan pelanggaran,namun saat pemain lawan tersenggol sedikit saja, kami dianggap melanggar itulah permainan malam ini pastinya saya tak mau menyalahkan siapapun,tapi temen-temen wartawan bisa menilai sendiri kepemimpinan wasit pada laga ini,”tegas Widyantoro.

Pastinya kekalahan kami dikarenakan faktor kepemimpinan wasit yang kurang profesional dan yang jelas laga pertama Persis Solos secara permainan, karakter Persis dengan pola cepat sudah berjalan, namun hasil akhir belum berpihak kepada kami.

Manajer tim PSGC H.Herdiat mengapresiasi bangga dengan perjuangan timnya yang tak kalah menyerah sebelum wasit meniup akhir laga hingga mampu menyamakan skor dan berhasil membawa pulang poin.z

“Inilah karakter kami PSGC yang mana tak mau menyerah sebelum laga usai,bayangkan disisa waktu empat menit terkahir imasa injury time anak-anak berhasil menyamakan gol,padahal kalau saja secara rasional kemenangan tim lawan sudah didepan mata namun bagi kami kemenangan akan berkhir setelah wasit meniup peluit akhir,”üngkap H.Herdiat.

Pastinya lanjut H.Herdiat,hasil laga perdana PSGC diajang ISCB grup III melawan Persis Solo ini cukup menjadikan  pegangan Timnya bisa mengarungi kompetisi ini berjalan sesaui harapan,bahkan tidak menutup kemungkinan PSGC bisa mampu lolos di fase babak awal ini.

“Pastinya secara umum saya memuji determinasi dan semangat juang tim lawan  Persis SOlo disepanjang laga dan tentunya juga bangga dengan timnya PSGC yang maju pantang menyerah hingga berhasil mampu menyamakan kedudukan 1-1 dan ini semua sesuai dengan harapan bersama, ” ucap H. Herdiat Sunarya.(Yogi T Nugraha)****

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
IKLAN JADWAL PSGC BANNER
dodol
BJB 1
pancanaka
logo3
13479974_1100371913356845_2058352115_n

Like & Follow Kami!

Instagram

Sejarah PSGC

Jalan Panjang PSGC

MANAGER TIM  H.HERDIAT S
MANAGER TIM
H.HERDIAT S
SEPAK BOLA tak pernah kering dari perbincangan dan tak pernah surut dari perhatian,bahkan sepak bola seakan menjadi "magnet" besar bagi seluruh masyarakat diberbagai pelosok negeri. Di Brazil contohnya sepak bola seakan telah menjadi "agama" kedua bagi masyarakatnya,di daratan erofa sepak bola telah menjadi sebuah industri,industri sepak bola yang tak kalah menjanjikan dengan industri lainya. Berbicara kemajuan sepak bola diranah ibu pertiwi,khususnya di Kabupaten Ciamis,