Artikel Terbaru Berita PSGC

PELAJARAN BERHARGA BAGI PSGC DARI LAGA PERTAMA PERTANDINGAN PERSAHABATAN SEGITIGA

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.
Line PSGC (vs Surabaya United) Pic by: Maugust
Line PSGC (vs Surabaya United) Pic by: Maugust

Penantian pecinta bola Ciamis akhir nya terlunasi, laga PSGC vs Surabaya United digelar kemarin sore, sayang sekali animo warga Ciamis tak sebesar yang diharapkan, Ujian Nasional dan Deras nya hujan yang turun membuat masyarakat “malu-malu” untuk datang ke Stadion. Tetapi dari sisi penyelenggaraan, Panpel bisa dibilang sudah melaksanakan Gelaran Laga Pembuka ini dengan sempurna. Perbaikan dalam sisi tatakelola pelaksanaan pertandingan benar benar dilakukan dengan baik. Mulai dari Pintu masuk, pengamanan Kepolisian sampai dengan pelaksanaan di lapangan dapat diacungi  jempol.

PSGC Ciamis yang baru sekali melakukan ujicoba dengan team Profesional (Persigar Garut) tampak optimis di awal laga. Starting eleven yang di pasang oleh Coach Gatot Barnowo sepertinya merupakan line up terbaik walaupun di posisi targetman Joko Sasongko terkesan dipaksakan karena Dimas Galih belum juga kembali ke Peak Performa nya pasca dilanda cedera.

Irpan Tile Kembali didapuk sebagai penjaga gawang, meski sempat gugup diawal laga, tetapi pengalaman akhirnya membuatnya tampil lebih tenang. Irpan bahkan Clean Sheet sampai ditarik keluar akibat mengalami Cedera. Satu satu nya kebiasaan (buruk) yang harus diperbaiki adalah kebiasaan nya meninggalkan Pos nya terlalu jauh.

Dilini belakang, 4 orang bek sejajar tampil bagus meski harus menghadapi pemain pemain level ISL. Erwin sangat menonjol sebagai palang pintu, sedangkan Vincent bermain apik dengan aktif membantu serangan dan melepas banyak crossing dengan kaki kirinya.

Di lini tengah, Susanto yang memang sangat diandalkan oleh “mbah” Gatot juga relatif bermain apik menjaga kedalaman dan memutus serangan Persebaya. Andi yang bermain sedikit kedepan juga sukses menjalankan perannya, beberapa umpan terobosan berhasil menemui target walaupun gagal dikonversi menjadi gol. Budiawan juga menonjol sebagai jangkar dengan sering melepas umpan diagonal untuk merubah arah serangan hanya saja type umpan diagonal seperti ini yang menjadi ciri khas PSGC, frekwensi nya tak sesering musim lalu saat Coach Heri masih menjadi Head Coach. Di sisi flank kanan, Maskot sekaligus Kapten PSGC, Arip Budiman sepertinya tidak pada performa terbaiknya. Pria yang akrab dipanggil ABU ini terlihat kesulitan melewati kawalan  Putu Gede yang merupakan andalan Timnas U 19. Saiful Amar di Flank Kiri juga masih sering gagal melakukan penetrasi.

Di ujung tombak, Joko Sasongko bukan bermain buruk, tetapi memang melewati kawalan Octavio Dutro tentu saja sangat sulit, apalagi posisi “asli” Joko sebenarnya adalah playmaker, otomatis Joko kesulitan harus langsung one to one dengan Octavio Dutro. Hal ini diperparah dengan minim nya umpan umpan matang yang mengarah padanya. Justru Joko terlihat lebih nyaman saat Dimas Galih dimainkan sebagai ujung tombak dan dia digeser dibelakang straiker.

Untuk supersub, hampir tidak ada yang “fantastis”. Pergantian Penjaga gawang justru membuat PSGC kebobolan meski mungkin jika Irpan Tile yang berada dibawah mistar gawang, dia juga akan kesulitan menahan finishing Rudi Widodo. Rossian, Ganjar, dan Pemain Pengganti lain pun tak terlalu mampu merubah keadaan. PSGC tetap kesulitan menembus pertahanan Surabaya United.

Masalah klasik, Finishing Touch sepertinya menjadi pekerjaan rumah yang harus segera di selesaikan. Menunggu kembali nya Dimas Galih pada performa puncak sepertinya agak lama, trauma akan cedera masih nampak terbawa. Didin “Gozales” Jahidin mungkin bisa dicoba di beri menit bermain, totalistas nya ketika turun dilapangan tak diragukan lagi.

Terimakasih Surabaya United, sudah memberikan pelajaran berharga pada PSGC Ciamis, Semoga sukses dilaga kedua melawan Persib Bandung.

Terimakasih juga untuk Para Pemain dan Jajaran Pelatih serta Manajemen PSGC. Semoga dilaga kedua melawan Persib, Coach Gatot Barnowo mampu membuat formula yang “sempurna” untuk mengatasi beberapa kekurangan dilaga perdana kemarin. Dan semoga Ciamis Fans (Balad Galuh, Baraya Galuh, Siih Galuh, dan Galuh Curva Sud dan warga Ciamis lain mau hadir dan memenuhi Stadion untuk mendukung PSGC. Melawan Persib, kita berharap PSGC tidak menjadi Tamu di RUMAH SENDIRI. (Mas Ahim/MGM)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
IKLAN JADWAL PSGC BANNER
dodol
BJB 1
pancanaka
logo3
13479974_1100371913356845_2058352115_n

Like & Follow Kami!

Instagram

Sejarah PSGC

Jalan Panjang PSGC

MANAGER TIM  H.HERDIAT S
MANAGER TIM
H.HERDIAT S
SEPAK BOLA tak pernah kering dari perbincangan dan tak pernah surut dari perhatian,bahkan sepak bola seakan menjadi "magnet" besar bagi seluruh masyarakat diberbagai pelosok negeri. Di Brazil contohnya sepak bola seakan telah menjadi "agama" kedua bagi masyarakatnya,di daratan erofa sepak bola telah menjadi sebuah industri,industri sepak bola yang tak kalah menjanjikan dengan industri lainya. Berbicara kemajuan sepak bola diranah ibu pertiwi,khususnya di Kabupaten Ciamis,