Artikel Terbaru Berita PSGC

Bantai Persijap 4 Gol Tanpa Balas, PSGC Tetap Gagal Lolos Ke 16 Besar

Pic by: Abox
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Stadion Galuh, 13/09/2017

Tampil di hadapan pendukung nya, PSGC sukses raih poin penuh atas Persijap Jepara pada laga pamungkas Grup 3 Liga 2 Indonesia.

Mengawali laga dengan tampil Full Team, Lukas Hanya melakukan perubahan di Right Back, Rival dipasang sejak menit pertama menggantikan Denia Nurfadila, diposisi lain Lukas tak melakukan perubahan.

Laga berjalan seru dengan hampir tidak ada pelanggaran yang diluar batas, Persijap yang diprediksi akan tampil tanpa beban ternyata memang bermain terbuka, ini menyebabkan jalan nya laga menjadi enak di tonton, jual beli serangan dengan banyak adu sprint tersaji di rumput indah Stadion Galuh.

Permainan satu dua sentuhan ala PSGC dengan sesekali long ball ke Flank kanan dan kiri beberapa kali membuat pertahanan Persijap kerepotan. Masuki menit 13 akhir nya sebuah umpan terobosan berhasil di konversi menjadi gol oleh Rossian Indira melalui sontekan dingin setelah lolos dari perangkap offside.

Meski PSGC kuasai jalan nya laga, namun sesekali Persijap juga berhasil mengancam melalui kecepatan kedua sayap nya. Akhir, menit ke 38 PSGC berhasil menambah keunggulan melalui pemain Asli Ciamis, Arip Budiman. Hampir serupa dengan proses terjadi nya gol pertama, Abu (panggilan Arip Budiman) sukses melakukan sprint pendek menyambut umpan manja Ganjar Kurniawan. Abu dengan tenang menempatkan bola di pojok gawang melalui sontekan menyusur tanah. Babak peetama pun berakhir dengan keunggulan PSGC.

Babak kedua, Lukas tetap pertahankan winning Team nya, Joko Sasongko yang menjadi tembok pemantul sukses menarik penjagaan center back Persijap sehingga Budiawan dan ganjar leluasa memberikan umpan di area kosong yang di sambut sprint pendek Rossian dan Abu.

Lukas secara mengejutkan menarik Joko Sasongko di menit ke 60.

Persijap bukan tanpa perlawanan, manajer (esti) dan pelatih Persijap Carlos Raul Scivcatti membuktikan janji nya untuk tidak mau menyerah meski jurang degradasi sudah di depan mata, jual beli serangan terus terjadi, tetapi PSGC yang sedang on fire justru memperlebar keunggulan nya,

Menit ke 65, Tusukan Vinsen dari rusuk kiri berhasil menembus pertahanan Persijap, setelah melewati 2 pemain Persijap melalui sprint, idola suporter wanita ini melepaskan umpan cut back, dan Lagi lagi Arip Budiman yang muncul dari blink side berhasil menyontek bola ke gawang Persijap Jepara.

Alih alih memperkecil kedudukan, Persijap justru harus kebobolan lagi saat laga sudah hampir usai, The Rissing Star dan putra Asli Ciamis, Dika Pratama sukses menutup keunggulan PSGC menjadi 4-0, Pemain yang masuk menggantikan Rossian ini berhasil menerobos kotak penalty dan meski tembakan pertama berhasil di block, tapi rebound Mentality pemuda Kawali ini membuat nya sigap memanfaatkan bola muntah dan berhasil melesakkan tembakan kedua yang bersarang digawang Yusuf Wahyu.

Tiga poin yang berhasil di kemas PSGC, ternyata tidak mampu menggangkat posisi di Klasemen, di saat yang bersamaan, Persibat yang sebelum nya mendapat “hadiah” setelah menang WO dari Persijap juga menang di kandang juru kunci persibangga, Begitu pula PSCS di laga terakhir juga sukses kalahkan tamu nya sang pemuncak klasemen PSS Sleman.

Dengan hasil ini, PERSIBAT berhak dampingi PSS ke 16 besar, sedangkan PSCS dan PSGC harus berjuang di Play Off, dan 4 Team terbawah, yaitu PERSIBAS, PERSIP, PERSIJAP, dan PERSIBANGGA harus terdegradasi ke Liga 3.

Usai laga Manajer PSGC, H. Herdiat Sunarya mengucapkan terimakasih kepada seluruh suporter, memohon maaf, dan berjanji untuk berjuang agar PSGC bertahan di Liga 2.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
IKLAN JADWAL PSGC BANNER
dodol
BJB 1
pancanaka
logo3
13479974_1100371913356845_2058352115_n

Like & Follow Kami!

Instagram

Sejarah PSGC

Jalan Panjang PSGC

MANAGER TIM  H.HERDIAT S
MANAGER TIM
H.HERDIAT S
SEPAK BOLA tak pernah kering dari perbincangan dan tak pernah surut dari perhatian,bahkan sepak bola seakan menjadi "magnet" besar bagi seluruh masyarakat diberbagai pelosok negeri. Di Brazil contohnya sepak bola seakan telah menjadi "agama" kedua bagi masyarakatnya,di daratan erofa sepak bola telah menjadi sebuah industri,industri sepak bola yang tak kalah menjanjikan dengan industri lainya. Berbicara kemajuan sepak bola diranah ibu pertiwi,khususnya di Kabupaten Ciamis,